Gugatan Praperadilan Ditolak, Istri Anggota TNI yang Bongkar Perselingkuhan Suami Tetap Tersangka

Trending 3 weeks ago

TEMPO.CO, Jakarta - Hakim tunggal Pengadilan Negeri Denpasar menolak gugatan praperadilan Anandira Puspita, istri personil TNI Letnan Satu Malik Hanro Agam nan diduga berselingkuh. Menurut hakim, rangkaian proses penetapan tersangka itu sudah sesuai prosedur.

“Hakim tunggal memutuskan  rangkaian proses sudah sesuai prosedur dan bahwa penetepan tersangka anandira Puspitasari sah,” ujar kuasa norma Anandira Puspita, Agustinus Nahak, saat dihubungi, Senin, 27 Mei 2024.

Nahak tidak sependapat dengan putusan hakim. Menurut dia, banyak kejanggalan terjadi dalam proses penetapan tersangka kliennya. Kejanggalan itu dia temukan dari proses penyelodikan sampai penetapan dan penangkapan. “Kami anggap tidak sah lantaran banyak kejanggalan,” kata dia.

Proses peradilan bakal bersambung ke pokok perkara. Nahak mengatakan bakal membebaskan Anandira dalam proses itu. Karena itu, dia mengaku bakal menghadirkan saksi-saksi untuk membuktikan kliennya tidak bersalah. Meski begitu, pengacara itu mengatakan pengadilan belum menjadwalkan kapan sidang lanjutan bakal dilaksanakan.

Kasus ini viral setelah Polda Bali menetapkan Anandira Puspita sebagai tersangka dan menangkapnya atas dugaan melanggar UU ITE. Perempuan itu menjadi tersangka setelah membongkar perselingkuhan personil TNI itu, Lettu CKM drg Malik Hanro Agam.

Iklan

Namun Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan istri dari personil TNI satuan Kesehatan di Kodam IX/Udayana itu bukan ditangkap lantaran melaporkan dugaan perselingkuhan suaminya dengan seorang wanita berinisial BA.

Anandira Puspita ditangkap lantaran keterlibatannya dalam dugaan mentransmisikan info pribadi milik orang lain tanpa kewenangan di sebuah akun media sosial. "Kami tegaskan ini ada dua pokok persoalan nan berbeda nan satu dilaporkan di tempat suami berdinas, nan satu adanya peristiwa memviralkan, memberikan info nan tidak sesuai dengan kebenaran, ini mengenai UU ITE," kata Jansen dalam konvensi pers di Denpasar, Senin, 15 April 2024.

Jansen membantah berita di media sosial nan menyatakan Anandira Puspita menjadi tersangka dan ditahan lantaran melaporkan suaminya.

Pilihan Editor: Polda Bali Tolak Cabut Status Tersangka, Kuasa Hukum Anandira Puspita Siapkan Alat Bukti dan 2 Saksi Ahli

More
Source